Sunday, November 29, 2015

Nama-Nama Induk Organisasi Olahraga Nasional Dan Internasional

No comments     
categories: 
Induk organisasi olahraga adalah organisasi yang membawahi suatu cabang olahraga. Tugas induk organisasi olahraga adalah mengorganisir suatu cabang olahraga agar dapat meningkatkan prestasi para atlet-atletnya. Ada banyak induk organisasi olahraga, baik induk organisasi olahraga nasional dan internasional. Berikut ini nama-nama induki organisasi olahraga nasional dan internasional:

Nama-nama Induk Organisasi Olahraga Nasional
  
No.
Nama Organisasi
Kepanjangan
1
BAPOMI
Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia
2
BAPOPSI
Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia
3
BAPOR KORPRI
Badan Pembina Olahraga Korps Pegawai Republik Indonesia
4
BPOC
Badan Pembina Olahraga Cacat
5
FASI
Federasi Aero Sport Indonesia
6
FORKI
Federasi Olahraga Karate-do Indonesia
7
FPTI
Federasi Panjat Tebing Indonesia
8
GABSI
Gabungan Bridge Seluruh Indonesia
9
IKASI
Ikatan Anggar Seluruh Indonesia
10
IMI
Ikatan Motor Indonesia
11
IODI
Ikatan Olahraga Dansa Indonesia
12
IPSI
Ikatan Pencak Silat Indonesia
13
ISS
Ikatan Sport Sepeda Indonesia
14
KODRAT
Keluarga Olahraga Tarung Derajat
15
KORI
Kesehatan Olahraga Republik Indonesia
16
LSI
Liga Softball Indonesia
17
PABBSI
Persatuan Angkat Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia
18
PASI
Persatuan Atletik Seluruh Indonesia
19
PBI
Persatuan Boling Indonesia
20
PBSI
Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia
21
PBVSI
Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia
22
PDBI
Persatuan Drum Band Indonesia
23
PELTI
Persatuan Tenis Lapangan Seluruh Indonesia
24
PERBAKIN
Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia
25
PERBASASI
Persatuan Baseball dan Softbal Seluruh Indonesia
26
PERBASI
Persaruan Bola Basket Seluruh Indonesia
27
PERCASI
Persatuan Catur Seluruh Indonesia
28
PERKEMI
Persatuan Bela Diri Kempo Indonesia
29
PERPANI
Persatuan Panahan Indonesia
30
PERSANI
Persatuan Senam Indonesia
31
PERSEROSI
Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia
32
PERTINA
Persatuan Tinju Amatir Indonesia
33
PERWOSI
Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia
34
PGI
Persatuan Golf Indonesia
35
PGSI
Persatuan Gulat Amatir Seluruh Indonesia
36
PHSI
Persatuan Hockey Seluruh Indonesia
37
PJSI
Persatuan Judo Seluruh Indonesia
38
PLBSI
Persatuan Liong dan Barongsai Seluruh Indonesia
39
POBSI
Persaruan Olahraga Billiar Seluruh Indonesia
40
PODSI
Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia
41
PORDASI
Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia
42
PORLASI
Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia
43
PORTELASI
Persatuan Olahraga Terbang Layang Seluruh Indonesia
44
POSSI
Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia
45
PRSI
Persatuan Renang Seluruh Indonesia
46
PSASI
Persatuan Ski Air Seluruh Indonesia
47
PSI
Persatuan Squash Indonesia
48
PSSI
Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia
49
PSTI
Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia
50
PTMSI
Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia
51
SIWO PWI
Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia
52
TI
Taekwondo Indonesia
53
WI
Wushu Indonesia


Nama-nama Induk Organisasi Olahraga Internasional
  
No.
Nama Organisasi
Kepanjangan
1
AAU
Tthe Amateur Atletic Union (Induk Organisasi Atletik Amatir)
2
ABC
Asian Badminton Confederation (Induk Organisasi Bulutangkis Asia
3
AFA
Association Football Amateur (Induk organisasi Sepak Bola Amatir)
4
AFC
Association Football Confederation (Induk Organisasi Sepak Bola Asia)
5
AGF
Association Golf Federation (Induk Organisasi Golf)
6
AIMS
Association of International Marathons and Distance race
7
AIBA
Assiciation of International Boxing Amateur (Induk Organisasi Tinju Amatir)
8
BWF
BadmintonWorld Federation (Induk Organisasi Bulu tangkis)
9
CAF
Confederation Africaine de Futball (Induk Organisasi Sepak Bola Afrika)
10
Concacaf

Confederation of North Central American and Carebean Association Football ( Induk Organisasi Sepak Bola Amerika Utara-Tengah-Karibia)
11
CSF
Confederation Sudamericana de Futbol ( Induk Organisasi Sepak bola Amerika Selatan)
12
FAI
Federation Aeronautic International (Induk Organisasi Terjun Payung Internasional)
13
FEI
Federatioan Equestre Internaionale (Induk Organisasi Berkuda Internasional)
14
FIAC
Federatioan International Amateur Cycliste ( BalapSepeda Amatir)
15
FIBA
Federation Internationale de Basketball Amateur ( Bola Basket Amatir)
16
FICP
Federation Internationale Cyicliste Profecional ( Balap Sepeda Profesional)
17
FIFA
Federatioan de Football Association (Induk Organisasi Sepak Bola International)
18
FIG
Federation Internationale de Gymnastique ( Induk Organisasi Senam Internasional)
19
FIHA
Federation Internationale de Hockey Association (Induk Organisasi Hoki Internasional)
20
FILA
Federation Internationale de Letter Amateur (Induk Organisasi Gulat Internasional)
21
FIM
Federation International Motorcyrcle (Induk Organisasi Sepeda Motor)
22
FINA
Federation Internationa de Natation Amateur (Induk Organisasi Renang Internasional)
23
FIQ
Federation Internationale des Quelleurs (Induk Organisasi Boling Internasional)
24
FITA
Federation Internationae de Tir L'Are (Induk Organisasi Panahan Internasional
25
FOTA
Formula One Team's Association  (Mobil Formula 1)
26
IAAF
International Amateur Atlhetic Federation (Induk Organisasi Atletik Internasional)
27
IAF
International Aerobic's Federation (Induk Organisasi Aerobik Internasional)
28
IAHF
International Amateur Handball Federation (Induk Organisasi Bola Tangan)
29
IBF
International Badminton Federation (Induk Organisasi Bulutangkis Internasional)
30
IBF
International Boxing Federation (Tinju)
31
IJF
International Judo Federation (Induk Organisasi Judo Internasional)
32
ISF
the International Sofball Federation (Induk Organisasi Sofball Internasional)
33
ISTF
International Sepak Takraw Federation (Induk Organisasi Sepak Takraw Internasional)
34
ITF
International Tennis Federation (Induk Organisasi Tennis Lapangan Internasional)
35
ITTF
International Teble Tennis Federational (Induk Organisasi Tenis Meja)
36
IVBF
International Volly Ball Federational (Induk Organisasi Bola Voli)
37
IWF
International Weightlighting Federational (Angkat Besi)
38
IWUF
International Wushu Union Federation (Induk Organisasi Whusu Internasional)
39
Persilat
Persekutuan Silat Antar Bangsa (Induk Organisasi Pencak Silat Internasional)
40
WBA
World Boxing Association (Persatuan Tinju)
41
WBF
World Boxing Federation (Federasi Tinju)
42
WKF
World Karate-do Federation (Induk Organisasi Karate Internasional)
43
WTF
World Taekwondo Federation (Induk Organisasi Taekwondo Internasional)
44
WWF
World Westling Federation (Induk Organisasi Gulat Internasional)
45
UIT
Union Internationale de Tir (Induk Organisasi Menembak Internasional)

Friday, November 27, 2015

OLAHRAGA BOWLING

Pengertian Olahraga Bowling

Bowling adalah olahraga  menggelindingkan bola dengan menggunakan satu tangan menuju pin yang berjumlah 10 buah pin. Bowling tergolong olahraga permainan. Jika dalam satu gelindingan pebowling dapat menjatuhkan semua pin yang berjumlah 10 buah tersebut, maka disebut strike. Jika pin tidak dapat dijatuhkan dalam sekali gelindingan, maka peserta diberi kesempatan sekali lagi untuk untuk menjatuhkan pin yang tersisa. Jika setelah dua kali masih ada pin yang tersisa maka disebut open frame (missed) yang kesemuanya itu akan menentukan perhitungan angka yang didapat dalam setiap game. Pin akan kembali disusun seperti semula untuk frame selanjutnya.

Ukuran Pin secara umum  adalah lebar 4,75 inci dan tinggi 15 inci. Pin bowling terbuat dari kayu yang dibubut dengan mesin bubut.  Kemudian pin yang sudah jadi dilapisi  lapisan keras dari bahan plastik dan dicat putih agar menghasilkan produk jadi yang mengkilap dan menyenangkan untuk dilihat.

Sejarah Bowling

Di Amerika olahraga bowling dipopulerkan oleh orang-orang Belanda yang datang kesana sekitar tahun 1600-an. Sebelum bernama bowling, permainan ini bernama "Dutch pins". Di negeri Belanda permainan bowling dibawa oleh orang inggris pada awal tahun 1100-an. Didaratan Eropa tidak hanya dua negara ini saja yang mengenal bowling, Jerman juga memiliki permainan sejenis. Dengan menggunakan bola dan 9 buah tongkat kayu yang disebut "Keglers", hingga saat ini kebanyakan orang Jerman menyebut pin bowling dengan nama keglers.

Sampai sekarang di Amerika permainan bowling  sangat populer. Pada awal-awal kemunculan permainan ini juga memiliki pasang surut. Ada masa-masa dimana orang-orang mulai berjudi untuk permainan ini. Untuk beberapa waktu, bowling sempat dinilai sebagai suatu permainan terlarang yang melanggar hukum. Setelah perjalanan panjang baru sekitar tahun 1900-an bowling kembali diterima dimasyarakat sebagai bagian dari rekreasi. Bahkan di tahun 1895 Amerika membentuk sebuah organisasi resmi American Bowling Congress (ABC)

Bowling masuk ke benua Asia pada tahun 1960-an. Indonesia baru mengenal bowling sekitar tahun 1970. Pada tahun 1983, Achmad Thahir selaku Menteri Pariwisata, Pos, dan Telekomunikasi saat itu secara resmi memperkenalkan istilah bowling yang merupakan singkatan dari “bola gelinding”. Beliau juga menjabat sebagi Ketua Panitia Kejuaraan Bowling antar klub untuk  memperebutkan piala Presiden Soeharto kala itu.

Tuesday, November 10, 2015

Tujuan Variasi Latihan Dalam Bola Basket

No comments     
categories: 
Makin sering latihan makin  cepat bisa. Namun terlalu sering latihan juga dapat menyebabkan bosan. Apa lagi jika yang dilakukan setiap hari tetap seperti yang kemarin, hal itu menyebabkan seseorang menjadi cepat bosan. Agar latihan tidak membosankan maka perlu adanya variasi. Model latihan perlu diubah-ubah agar peserta tidak jenuh, namun tujuan tetap tercapai.

Tujuan latihan permainan bola basket adalah untuk mempersiapkan diri meraih puncak prestasi yang paling baik. Latihan yang baik adalah latihan yang direncanakan sebelumnya. Namun kadang kita merasa bosan dengan latihan bola basket yang kita lakukan. Latihan yang terlalu monoton dan selalu itu-itu saja membuat peserta latihan merasa jenuh dan tidak bersemangat. Agar latihan dapat membangkitkan motivasi peserta, maka perlu adanya variasi.

Variasi latihan bola basket adalah bentuk perubahan latihan dalam proses kegiatannya yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi latihan bola basket serta mengurangi kejenuhan dan kebosanan. Metode dan materi/isi latihannya tidak selalu sama di setiap latihan  tapi tetap untuk satu tujuan yaitu pengembangan teknik dan pengembangan kemampuan bola basket. Bagi guru-guru olahraga di sekolah variasi latihan ini sangat penting. Dengan  latihan yang bervariasi siswa menjadi tidak bosan, selalu antusias, tekun, dan penuh partisipasi.

Variasi Latihan adalah latihan yang metode-metode dan materi/isi latihannya tidak selalu sama di setiap pertemuannya tapi tetap untuk satu tujuan pengembangan teknik, yang tujuannya agar siswa/peserta latihan tidak jenuh atau bosan dan malah tertarik pada latihan yang kita buat karena bervariasinya latihan kita tersebut.

Penting buat para pelatih untuk memberikan sebuah variasi latihan yang baik dan mengena kepada para pemain usia dini dan amatir. Menjadi hal yang sangat penting bagi pemain agar tidak merasakan jenuh karena materi latihan dari pelatih kurang bervariasi.


Monday, November 9, 2015

Tujuan Variasi Latihan Dalam Olahraga

Jika dilihat dari  tujuan melakukan olahraga adalah untuk mengembangkan kesehatan dan kebugaran jasmani. Bagi atlet olahraga tujuan latihan adalah untuk mempersiapkan diri mencapai puncak prestasi yang terbaik. Latihan itu merupakan proses yang direncanakan secara teratur untuk meraih prestasi yang terbaik.

Namun kadang kita merasa bosan dengan olahraga yang kita lakukan jika olahraganya selalu itu-itu saja. Agar kita tidak merasa bosan dengan olahraga yang kita lakukan sebaiknya kita mengadakan variasi latihan dengan tujuan agar kita tidak jenuh dan bosan dan bahkan malah tertarik dengan latihan yang kita buat.

Variasi latihan olahraga adalah bentuk perubahan latihan dalam proses kegiatannya yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi berolahraga serta mengurangi kejenuhan dan kebosanan. Metode dan materi/isi latihannya tidak selalu sama di setiap latihan  tapi tetap untuk satu tujuan yaitu pengembangan teknik dan pengembangan kebugaran jasmani. Bagi guru-guru olahraga di sekolah variasi latihan ini sangat penting. Dengan  olahraga yang bervariasi siswa menjadi tidak bosan, selalu antusias, tekun, dan penuh partisipasi.

Variasi Latihan adalah latihan yang metode-metode dan materi/isi latihannya tidak selalu sama di setiap pertemuannya tapi tetap untuk satu tujuan pengembangan teknik, yang tujuannya agar siswa/peserta latihan tidak jenuh atau bosan dan malah tertarik pada latihan yang kita buat karena bervariasinya latihan kita tersebut.

Manfaat variasi latihan dalam olahraga bagi para siswa di sekolah antara lain:
  1. Variasi latihan dapat meningkatkan perhatian siswa terhadap materi yang disampaikan
  2. Dengan variasi latihan para siswa menjadi tidak bosan mengikuti pelajaran olahraga karena ada sesuatu hal yang baru
  3. Memberikan kesempatan kepada para siswa untuk memperoleh cara menerima pelajaran yang disenangi
  4. Variasi latihan olahraga dapat merangsang penyesuaian pada respon latihan, dapat menurunkan kemonotonan atau kebosanan  latihan dan dapat merangsang adaptasi fisiologi

Sunday, November 8, 2015

Latihan Kebugaran Jasmani

Kebugaran mempunyai hubungan yang erat dengan kesehatan. Kesehatan disini yang dimaksud adalah kesehatan secara menyeluruh, yaitu sehat jasmani, mental dan sosial. Apakah kebugaran jasmani itu? Kebugaran jasmani adalah kemampuan seseorang untuk melakukan aktivitas keseharian tanpa mengalami kelelahan yang berarti dan masih punya sisa cadangan tenaga untuk melakukan aktivitas yang lain.

Kebugaran jasmani sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Untuk menjaga dan mengembangkan kebugaran jasmani seseorang perlu adanya usaha peningkatan kesehatan. Usaha-usaha itu dapat dilakukan dengan melakukan latihan kebugaran jasmani secara teratur. Banyak jenis usaha yang dapat dilakukan untuk mengembangkan kebugaran jasmani dapat melalui olahraga senam pagi, jogging, latihan olahraga aerobic,  olahraga lari, olahraga peregangan, latihan keseimbangan, dan lain sebagainya.

Bentuk-bentuk latihan kebugaran jasmani antara lain:

1. Senam kesegaran jasmani. Senam adalah rangkaian gerakan yang disusun secara sitematis dan berkesinambungan dengan tujuan untuk mengembangkan dan menjaga kesegaran jasmani. Senam dapat dilakukan sendiri di rumah, di kantor, dan di rumah-rumah fitness. Lebih mudah jika senam dilakukan secara berkelompok satu minggu satu kali. Misalnya hari Jumat atau sabtu pagi.

2. Lari pagi. adalah olahraga lari yang dilakukan pada pagi hari. Olahraga lari dapat dilakukan seminggu dua kali sampai lima kali. waktu olahraga dipagi hari sebaiknya antara jam 5 pagi sapai sebelum jam 10 siang. Lari sangat bagus untuk melancarkan peredaran darah dan melatih pernapasan, dan melatih ketahanan tubuh.

3. Latihan peregangan.
Latihan peregangan sering digunakan dalam pemanasan sebelum berolahraga. Namun peregangan juga dapat dimanfaatkan untuk latihan kebugaran jasmani. Gerakan peregangan dapat melatih kelentukan tubuh. Lakukan olahraga peregangan seminggu 3 - 5 kali selama 15 menit setiap kali latihan.

Apapun jenis latihan kebugaran yang dilakukan , Latihan sebaiknya memenuhi pengembangan unsur-unsur kebugaran jasmani yang meliputi pengembangan kelentukan, keseimbangan, kekuatan, ketahanan, kelincahan, dan kecepatan.

Persiapan Latihan Kebugaran Jasmani:

Sebelum melakukan latihan kebugaran jasmani, sebaiknya anda melakukan persiapan. Persiapan latihan kebugaran jasmani antara lain:

  1. Dua jam sebelum latihan kita harus sudah makan
  2. Tidur harus cukup
  3. Setiap latihan memakaipakain olahraga
Waktu Latihan Kebugaran Jasmani:

Waktu latihan kebugaran jasmani yang paling tepat yaitu:
  1. Latihan pagi sebelum jam 10.00
  2. Latihan sore setelah jam 15.00
  3. Jangan melakukan latihan pada suhu udara yang tinggi
  4. Jangan melakukan latihan pada waktu mendekati akan tidur
  5. Tiga jam sebelum tidur latihan harus sudah selesai
Lama Latihan Kebugaran Jasmani:

Lama latihan yang bermanfaat untuk mengembangkan kebugaran jasmani adalah selama 15 sampai 30 menit.

Frekwensi Latihan

Latihan yang dapat mengembangkan kebugaran jasmani secara efektif yaitu antara 3 hari sampai 5 hari dalam satu minggu.

Intensitas Latihan Kebugaran Jasmani

Tingkat intensitas latihan kebugaran jasmani seseorang berbeda-beda menurut usia. Intensitas latihan kebugaran jasmani dapat anda lihat pada tabel di bawah ini:



Usia
Intensitas Latihan Menurut Denyut Nadi Permenit


15
143 Sampai 174
16
143 Sampai 174
17
143 Sampai 174
18
143 Sampai 174
19
143 Sampai 174
20
143 Sampai 174
21
143 Sampai 174
22
143 Sampai 174
23
143 Sampai 174
25
143 Sampai 174
30
143 Sampai 174



Friday, November 6, 2015

Variasi Latihan Bola Voly Apabila Bolanya Sedikit

No comments     
categories: 
Latihan passing bola voly idealnya satu bola untuk 2 anak. Namun bagaimana jika jumlah bolanya hanya sedikit tapi pesertanya banyak. Menghadapi permasalahan seperti ini harus pandai-pandai membuat variasi latihan agar semua peserta dapat ikut berlatih tanpa ada yang tidak kebagian bola. Variasi latihan bola voly yang dapat digunakan antara lain:

1. Latihan passing satu bola untuk 6 anak

cara melakukan adalah 6 anak di bagi menjadi dua banjar 3 anak- 3 anak  berdiri saling berhadapan dengan jarak sekitar tiga meter . Lakukan latihan passing bawah secara bergantian tanpa terjatuh. Latihan ini bertujuan untuk melatih ketepatan passing.

2. Variasi Latihan Passing Rotasi Berpasangan

Latihan Passing Rotasi Berpasangan setiap kelompok minimal 4 orang saling berhadapan dengan jarak tiga meter melakukan passing bawah dan atas secara bergantian (rotasi) tanpa terjatuh. Setiap anak yang sudah melakukan passing langsung melakukan rotasi dengan lari ke arah baris paling belakang kelompoknya sampai tiba gilirannya kembali melakukan passing. Variasi latihan passing bola voly dengan sistem rotasi berpasangan seperti ini adalah untuk  melatih ketepatan, feeling ball ,kerjasama dan daya tahan.

3. Variasi Latihan Passing Rotasi Ke Arah Larinya Bola

Latihan passing rotasi ke arah larinya bola setiap pasangan minimal 4 orang saling berhadapan dengan jarak sekitar 3 meter melakukan passing bawah /atas secara bergantian (rotasi). Cara latihan ini mirip dengan passing rotasi berpasangan. Perbedaannya terletak pada cara melakukan rotasi. Setiap anak yang sudah melakukan passing langsung lari mengikuti arah bola dan antri berada di kelompok yang berada di depannya dengan mengambil posisi paling belakang. Begitu juga anggota kelompok yang satunya juga melakukan rotasi mengikuti arah laju bola. Rotasi berlangsung secara sistematis sesuai arah passing. Latihan seperti ini dapat melatih kerjasama yang baik pada saat permainan  bola voly berlangsung. Latihan ini melatih ketepatan, feeling ball, koordinasi, daya tahan dan kerjasama.

Latihan passing permainan bola voly adalah dasar untuk latihan yang selanjutnya. Kemampuan passing yang baik menjadi modal utama untuk pengembangan ketrampilan yang lain seperti ketrampilan smash, blocking dan kemampuan mengumpan bola.

Bola Masuk Dalam Permainan Bola Voli

No comments     
categories: 

Bola dinyatakan masuk apabila bola menyentuh lantai lapangan permainan termasuk garis-garis batasnya. Namun untuk melihat bola masuk dan tidak masuk dalam permainan bola voly membutuhkan kejelian dari seorang wasit. Untuk itu seorang wasit membutuhkan bantuan  penjaga garis yang mengawasi garis batas lapangan permainan bola voly untuk menentukan bola masuk dan bola keluar.

Dalam permainan bola voly yang menyebabkan bertambahnya poin untuk lawan tidak hanya bola masuk dan bola keluar saja. Ada beberapa pelanggaran yang harus dihindari oleh pemain. Apa bila pelanggaran itu dilakukan, maka poin  bertambah untuk lawan.

Beberapa kesalahan yang merupakan pelanggaran dalam permainan bola voly antara lain:

A. Pelanggaran  Servis

Yang termasuk pelanggaran dalam melakukan servis adalah: 
  1.  Mengulur-ulur waktu ketika akan melakukan servis.
  2. Bola tidak dilambungkan saat melakukan servis.
  3. Bola tidak dipukul dengan tangan saat melakukan servis.
  4. Bola hasil servis keluar lapangan, bola melewati bawah net, dan bola melewati sisi pembatas net
B. Pelanggaran Net

Yang termasuk pelanggaran net adalah:
  1. Pemain menyentuh net atau tiang net saat permainan berlangsung.
  2. Pemain mengulurkan tangan melewati net dan menyentuh bola sebelum lawan menyelesaikan serangan.
  3. Kaki pemain melewati garis tengah saat bola dalam permainan.
  4. Mengganggu pemain lawan dengan menyentuh atau menarik baju lawan.
C. Pelanggaran Pemain Keluar dari Posisi

 Yang termasuk pelanggaran pemain keluar dari posisi adalah:
  1. Pemain yang melakukan servis menginjak atau keluar garis pembatas daerah servis sebelum bola dipukul.
  2. Pemain tidak menempati posisi ketika server sedang memukul bola.
  3. Pemain melakukan servis di luar gilirannya.
  4. Pemain barisan belakang melancarkan serangan melewati garis serang.
  5. Pemain belakang melakukan block dekat net.
  6. Pemain pengganti kembali masuk permainan, tetapi tidak menempati posisi semula.
D. Pelangaran ketika Bermain

Yang termasuk pelanggaran ketika Bermain adalah:


  1. Bola dipukul dua kali secara bersamaan (Double)
  2. Bola dihentikan sewaktu terjadi kontak walaupun hanya sesaat.
  3. Bola didorong, tidak dipukul
  4. Memukul bola dua kali berturut-turut (kecuali jika terjadi kontak dengan bola yang dipukul bersamaan dengan lawan atau dua kali kontak berturut-turut oleh pemblokir).
Pelanggaran-pelanggaran tersebut di atas jika dilakukan oleh pemain bola voly, maka hukumannya adalah poin bertambah untuk lawan. 

Thursday, November 5, 2015

Latihan sepak bola dengan Teknik sederhana

Latihan ini  biasanya untuk pemain sepak bola pemula.  Bagi peserta latihan sepak bola yang masih pemula teknik dasar yang harus dikuasai adalah teknik mengoper bola, teknik menghentikan bola, Latihan Menggiring Bola Melewati Rintangan, Menggiring bola dengan berbelok-belok, Latihan Teknik Dasar Menghadapi Lawan, dan latihan menyundul bola. Metode yang digunakan juga sederhana. Misalnya untuk latihan mengoper bola. Peserta disuruh berbaris berhadap-hadapan dengan jarak sekitar 8 meter. Kemudian peserta paling depan menendang bola untuk dioperkan kepada peserta yang ada dihadapannya. Setelah mengoper bola peserta harus berlari ke barisan paling belakang. Permainan dilanjutkan kepada peserta berikutnya, begitu seterusnya.

Latihan  sepak bola dengan teknik sederhana bertujuan untuk  meningkatkan penguasaan keterampilan teknik bermain sepak bola., melatih penerapkan teknik tertentu maupun tim secara keseluruhan, dan meningkatkan kualitas fisik pemain.

Latihan sepak bola dengan teknik sederhana adalah sebagai berikut:

A. Latihan Menendang Bola

Cara menendang bola dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu:
  1. Menendang bola dengan kura-kura kaki. Cara menendang bola seperti ini digunanan agar bola melesat menyusur tanah. Biasanya digunakan dalam operan pendek.
  2. Menendang bola dengan kaki bagian luar. Cara menendang bola dengan kaki bagian luar dapat digunakan untuk melambongkan bola. Caranya adalah tendangan dikenakan pada bagian bawah bola. Bila tendangan dikenakan pada bagian tengah atau bagian atas bola, maka bola akan melesat menyusur tanah.
  3. Menendang bola dengan kaki bagian dalam. Tendangan menggunakan kaki bagian dalam biasanya digunakan untuk bola-bola jarak pendek, atau digunakan untuk operan-operan jarak dekat.
 B. Latihan Mengoper Bola

Mula-mula latihan megoper bola jarak dekat, kemudian dilanjutkan dengan latihan mengoper bola dengan jarak jauh. Latihan dilakukan dengan menggunakan satu bola untuk dua orang, atau jika bolanya hanya sedikit pesertanya banyak. Latihan dapat dibagi menjadi beberapa group. Satu bola untuk 6 anak atau satu bola untuk 10 anak.

C. Latihan Menghentikan Bola

Latihan diawali dengan latihan menghentikan bola yang datar menyusur tanah. Menghentikan bola dilanjutkan dengan latihan mengontrol bola. Latihan dapat dilakukan dengan cara dua orang saling berhadapan dengan jarak sekitar 10 meter.  Satu anak menendang bola untuk dioperkan kepada temannya, kemudian temannya menghentikan bola yang dioper tadi. Teknik menghentikan bola dapat dilakukan menggunakan:
  1. Kura- kura kaki, 
  2. Telapak kaki, 
  3. Kaki bagian dalam, 
  4. Kaki bagian luar, 
  5. Dengan dada, jika bola melambung
  6. Dengan perut, jika bola telah jatuh memantul di tanah.
  7. Dengan paha, jika bola datang mela,bung rendah mendatar

D. Latihan Menggiring Bola Melewati Rintangan atau Berbelok-belok

Latihan menggiring bola dapat dilakukan dengan menggunakan kaki bagian dalam, luar atau dengan punggung kaki, sedang cara tersebut antara lain:
  1. Menggiring bola dengan zig-zag dengan jarak tertentu dan selanjutnya bola di berikan pada pasangan didepannya.
  2. Latihan berikutnya sama dengan latihan yang pertama tetapi bola dibawa/digiring kembali dan diberikan pada teman yang berada di belakangnya.
  3. Latihan berikutnya sama dengan latihan ke-1 dan ke-2 hanya ditambah tingkat kesulitannya. misalnya: jarak menggiring bola ditambah panjang, kecepatan/lari membawa bola ditambah cepat.
E. Latihan Teknik Dasar Merebut Bola Dari Lawan

 Merebut bola dari lawan disebut juga dengan takling. Latihan merebut bola dari penguasaan kaki lawan dapat dilakukan sebagai berikut:

  1. Berhadapan dengan lawan dan salah satu kaki berusaha merebut bola dari kaki lawan.
  2. Berusaha untu menghalangi lawan agar tidak bisa melewatinya
  3. Meluncur (Sliding). Bisa dengan berbagai arah berhadapan, samping kanan/kiri. Mengambil jarak tertentu kemudian salah satu kaki diluruskan meluncur sampai sasaran (bola).
F. Latihan Menyundul Bola

Latihan menyundul bola dapat dilakukan dengan prinsip-prinsip menyundul bola sebagai berikut.
  1. Lari menjemput arah datangnya bola, pandangan mata tertuju ke arah bola.
  2. Otot-otot leher dikuatkan/dikeraskan.
  3. Bagian badan yang digunakan untuk menyundul bola adalah dahi, yaitu daerah kepala di atas kedua kening di bawah rambut kepala.
  4. Badan ditarik ke belakang melengkung pada daerah pinggang, kemudian dengan gerakan seluruh tubuh, yaitu kekuatan otot-otot perut, kekuatan dorongan panggul dan kekuatan kedua lutut, kaki diluruskan, badan diayun ke depan sehingga dahi dapat mengenai bola.
  5. Pada waktu menyundul bola, mata tetap terbuka tidak boleh dipejamkan, selalu mengikuti arah datangnya bola dan mengikuti ke mana bola diarahkan, selanjutnya diikuti dengan gerak lanjutan untuk segera lari mencari posisi.
 G. Latihan Lemparan ke Dalam

Lemparan kedalam terjadi jika bola keluar lapangan melalui garis sisi kanan atau sisi kiri lapangan. Yang perlu diperhatikan dalam melakukan lemparan ke dalam adalah sebagai berikut:
  1. Bola harus dilemparkan dengan kedua belah tangan, sama kuatnya antara kiri dan kanan.
  2. Bola harus dilemparkan melewati kepala.
  3. Kaki tidak boleh diangkat dan kaki tidak boleh melewati garis.
  4. Kedua kaki bertumpu ke tanah, badan sedikit ditarik kebelakang agar ada tenaga lempar dari badan.
  5. Tidak boleh melempar bola ke badan lawan.
  6. Seorang pelempar bola tidak boleh menyentuh bola yang telah dilemparkan ke dalam lapangan permaianan sebelum bola tersentuh oleh permainan lain (kawan atau lawan).
H. Latihan Pengenalan Peraturan Sepak Bola

Ada banyak peraturan-peraturan dalam permainan sepak bola. Seorang pemain sepak bola harus mengetahui semua peraturan permainan sepak bola. Jika pemain sepak bola tidak mengetahui peraturan permainan sepak bola, maka dia akan sering melakukan pelanggaran dan hal itu akan merugika timnya.
Peraturan-peraturan permainan sepak bola antara lain:
  1. Kick-Off: tendangan pertama setelah peluit wasit dibunyikan tanda permainan sepak bola dimulai.
  2. Hand ball : bola menyentuh tangan
  3. Out ball : bola keluar lapangan
  4. Goal : bola masuk gawang
  5. Tendangan sudut: tendangan dari daerah sudut lapangan oleh pemain penyerang karena bola melewati garis gawang setelah menyentuh pemain bertahan.
  6. Tendangan Gawang: tendangan yang dilakukan dari daerah gawang sebagai akibat keluarnya bola melewati garis gawang, dimana sentuhan terakhir dilakukan oleh pemain penyerang.
  7. Offside: pemain penyerang berada pada posisi lebih dekat ke gawang lawan dari pada pemain bertahan lawan sebelum bola diumpan oleh rekannya.
  8. Tendangan Pinalti: tendangan yang dilakukan dari titik pinalti di dalam daerah pinalti, dengan jarak 11 meter dari gawang.
  9. Tendangan bebas: tendangan bebas diberikan jika telah terjadi pelanggaran dalam permainan sepak bola
  10. Lemparan ke dalam: lemparan kedalam terjadi jika bola keluar lapangan melalui garis samping kanan atau samping kiri lapangan.
Itulah beberapa teknik latihan permainan sepak bola dengan menggunakan teknik sederhana. Semoga bermanfaat.

Tuesday, November 3, 2015

Rotasi / Arah Putaran Pemain Dalam Permainan Voli Adalah

No comments     
categories: 
Dalam permainan bola voly, ketika regu penerima telah memperoleh hak melakukan servis, maka pemainnya harus bergeser satu posisi searah jarum jam. Yaitu pemain dari posisi 2 berindah keposisi 1 untuk melakukan servis.  Pemain diposisi 1 berpindah keposisi 6, posisi 6 ke posisi 5, posisi 5 ke posisi 4, posisi 4 ke posisi 3, posisi 3 ke posisi 2, dan posisi 2 ke posisi 1.

Saat permainan bola voly sedang berlangsung, perputaran pemain harus diperhatikan oleh para pemain, kesalahan pada saat rotasi bisa menyebabkan point buat musuh.

Dibawah ini adalah posisi perputaran pemain dalam bola voli :

  1. Ketika satu regu mendapat hak untuk servis, maka setiap pemain harus berputar/berotasi searah jarum jam seperti telah dijelaskan di atas.
  2. Saat bola dipukul oleh server (pemukul servis), setiap regu harus berada dilapangannya masing-masing kecuali server harus berada di luar/ di belakang garis.
  3. Ketiga pemain yang berada didekat net disebut pemain deret depan dan menempati posisi 4 (kiri), 3 (tengah), dan 2(kanan).Tiga pemain lainnya adalah pemain deret belakang dan menempati posisi 5 (kiri),posisi 6 (tengah) dan posisi 1(kanan).
  4. Posisi pemain ditentukan dan dikontrol berdasarkan posisi dalam lapangan yaitu sebagai berikut:
  • Setiap pemain deret depan  harus lebih dekat dengan net dibanding  pemain belakangnya
  • Setiap pemain samping kanan (kiri)  harus lebih dekat dengan garis samping kanan (kiri) dibanding  pemain tengah yang sederet
  • Begitu bola telah diservis para pemain boleh bergerak atau berpindah tempat dan menempati berbagai posisi di lapangannya sendiri dan daerah bebas
KESALAHAN POSISI
  1. Pemain suatu regu melakukan kesalahan jika mereka tidak berada diposisinya yang benar pada saat bola dipukul oleh server atau penyervis
  2. Jika server melakukan kesalahan servis karena posisinya yang salah, maka servisnya tidak sah dan point untuk  lawan.
  3. Pemain kembali ke posisinya yang benar


Tahapan Melakukan Pertahanan Dalam Permainan Bola Voli

No comments     
categories: 
Pertahanan dalam permainan bola voly mempunyai arti bahwa pemain bertahan dalam keadaan pasif menerima serangan, dengan harapan regu lawan membuat kesalahan dari penyerangannya. Taktik bertahan harus mempunyai prinsi pagar artinya setelah mendapatkan bola harus bisa melakukan balasan serangan kembali.

Ada 3 tahapan melakukan pertahanan dalam permainan bola voly:

Tahapan Pertahanan Permainan Bola Voly:

1. Tahap posisi permulaan (Start)

Langkah-langkah posisi permulaan adalah persiapan untuk menerima bola dari lawan. Menerima bola dapat dengan pasing bawah, pasing atas, blocking dan lain sebagainya tergantung bagaimana bola yang datang. Misalnya yang datang bola servis maka dapat diterima dengan passing bawah, Bola smash dapat diterima dengan blocking.

Langkah-langkah posisi permulaan pertahanan bola voly adalah:

  1. Kedua kaki terbuka dengan jarak sedikit lebih besar dari jarak kedua bahu dan lutut di tekuk.
  2. Berat badan bertumpu pada daerah pergelangan kaki.
  3. Kedua lengan di depan tubuh, ditekuk sedikit di siku.
  4. Kedua lutut didorong sedikit ke depan, lebih jauh sedikit dari letak ujung jari kaki.

2. Posisi Menerima Bola

Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk posisi menerima bola dalam pertahanan permainan bola voly adalah:

a. Passing Bawah (Pukulan/pengambilan tangan kebawah):

  1. Sikap badan jongkok, lutut agak ditekuk.
  2. Tangan dirapatkan, satu dengan yang lain dirapatkan.
  3. Gerakan tangan disesuaikan dengan keras/lemahnya kecepatan bola.

b. Passing Keatas (Pukulan/pengambilan tangan keatas)

  1. Sikap badan jongkok, lutut agak ditekuk.
  2. Badan sedikit condong kemuka, siku ditekuk jari-jari terbuka membentuk lengkungan setengah bola.
  3. Ibu jari dan jari saling berdekatan membentuk segitiga.
  4. Penyentuhan pada semua jari-jari dan gerakannya meluruskan kedua tangan
  5. Menggunakan gerakan kaki untuk menambah power

3. Gerakan Akhir

  1. Pandangan mengikuti arah gerakan bola.
  2. Ayunan lengan untuk passing bawah kedepan tidak melebihi sudut 90 derajat dengan bahu.
  3. Setelah ayunan lengan mengenai bola, tumit terangkat ke atas dan posisi pinggul serta lutut naik dan kedua lengan lurus.


Sunday, November 1, 2015

Posisi Pemain Yang Bertugas Sebagai Penyerang Dalam Permainan Sepak Bola

No comments     
categories: 
Posisi barisan pemain sepak bola pada umumnya dibagi menjadi tiga barisan. Yaitu barisan paling depan, kemudian barisan tengah yang disebut juga gelandang yang bertugas menjadi penghubung antara pemain depan dan pemain belakang, dan barisan paling belakang yang disebut dengan bek yang bertugas menjaga daerah pertahanan agar tidak dibobol oleh lawan. Pemain penyerang dalam permainan sepak bola atau disebut juga Striker adalah pemain yang menempati posisi di garis paling depan. Tugas utamanya adalah mencetak gol. Jumlah pemain yang menempati posisi sebagai pemain penyerang jumlahnya tidak tentu, tergantung formasi yang dipakai. Bisa dua orang penyerang, tiga orang penyerang, dan empat orang penyerang. Semua pemain yang menempati posisi penyerang saling bekerja sama untuk mencetak gol. Pembagian tugas pemain yang menempati posisi penyerang yaitu:

1. Penyerang utama / Penyerang murni

Penyerang utama adalah pemain yang bertugas mencetak gol. Dalam usahanya untuk mencetak gol penyerang utama menempati posisi di tengah barisan paling depan. Dia dibantu oleh pemain penyerang kiri luar, kanan luar, dan pemain barisan tengah atau gelandang penghubung.

2. Pemain penyerang bayangan

Penyerang bayangan adalah pemain yang menempati posisi dibelakang penyerang utama dengan tugas untuk memberikan umpan akurat kepada penyerang utama, membuka pertahanan lawan, mengupayakan gol untuk timnya serta membantu pertahanan saat dibutuhkan.

3. Penyerang sayap

Penyerang sayap adalah pemain yang berfungsi  juga membantu serangan dari sektor sayap dengan memberikan umpan-umpan kepada penyerang murni serta membuka ruang untuk penyerang murni agar dapat mencetak gol. Namun jika ada kesempatan penyerang sayap juga dapat mencetak gol.

Tiga hal utama yang harus dimiliki oleh pemain penyerang adalah: kecepatan, teknik, dan bakat. Bila salah satu syarat di atas tidak terwujud, sulit menjadi penyerang yang andal. Penyerang juga membutuhkan naluri dan konsentrasi yang tajam.

Posisi lainnya yang juga mirip dengan penyerang adalah posisi "penyerang bayangan", atau sering disebut "penyerang lubang/ "Gelandang serang". Posisi penyerang bayangan berada tepat di belakang penyerang murni ataupun dibelakang di antara 2 striker murni. Tugas penyerang bayangan sedikit lebih rumit, karena selain menerima umpan dari pemain di belakang, juga kadang-kadang harus memberi umpan terhadap pemain di depannya .Penyerang bayangan juga harus membantu pertahanan ketika dibutuhkan.


Pengertian Offside Dalam Pertandingan Sepak Bola

No comments     
categories: 
Pengertian Offside Secara Umum

Offside adalah jika seorang pemain berada lebih dekat dengan gawang lawan dan dibelakang hanya ada penjaga gawang saja sementara dia menerima bola yang sedang dioper oleh temannya sendiri. Namun jika pemain tersebut tidak menerima bola dari temannya sendiri maka dia tidak terkena offside. Ada beberapa kriteria seorang pemain sepak bola terkena offside dan tidak offside.

 Offside Dalam Pertandingan Sepak Bola


Seorang pemain terkena offside apabila:

  1. Dia berada di belakang pemain bertahan lawan sementara bola sedang dioper oleh temannya sendiri
  2. Dia berada di dekat penjaga gawang sementara tidak ada pemain bertahan lawan dan dia menerima bola operan dari temannya sendiri
  3. Dia menerima bola operan dari temannya sementara posisinya sedikit berada di belakang pemain bertahan lawan. 
Seorang pemain tidak dinyatakan offside apabila:
  1. Berdiri dibelakang pemain bertahan lawan namun dia tidak menerima bola dari temannya sendiri
  2. Ketika menerima bola operan dari temannya, dia masih berada sejajar dengan pemain bertahan lawan
  3. Dia menggiring bola berhasil melewati pemain bertahan lawan
Jadi seorang pemain sepak bola tetap dinyatakan offside jika menerima operan bola dari temannya sementara dia sedikit berada di belakang pemain bertahan lawan meskipun hanya selisih satu jengkal. Petugas lapangan yang mengawasi offside adalah penjaga garis. Jika seorang pemain dinyatakan offside maka penjaga garis memberi isyarat dengan menunjuk dimana letak offside  dengan menggunakan bendera yang dibawa.